Thiago Motta Diincar Real Sociedad, Juventus Berpeluang Lepas Beban Gaji Signifikan

Juventus bisa jadi menerima angin segar besar dari Spanyol. Mantan pelatih mereka, Thiago Motta, dilaporkan tengah menjadi kandidat serius untuk posisi pelatih utama Real Sociedad, yang mempertimbangkan perubahan setelah awal musim yang buruk di La Liga.

Menurut laporan Matteo Moretto via Calciomercato, Sociedad hampir memecat pelatih mereka, Francisco Sergio, menyusul hasil buruk di awal musim.

Klub asal Basque itu hanya mengumpulkan 5 poin dari 8 laga dan kini terpuruk di posisi ke-19 klasemen sementara La Liga.

Real Sociedad Bidik Motta: Momen Rebound untuk Karier Sang Italo-Brazil

Thiago Motta sebelumnya dianggap sebagai sosok ideal untuk memulai era baru Juventus setelah kepergian Massimiliano Allegri pada akhir musim 2023/24.

Eks gelandang Inter dan PSG itu datang dengan reputasi tinggi berkat kiprahnya yang sensasional bersama Bologna.

Namun, masa kepemimpinan Motta di Turin tak berjalan sesuai harapan. Ia hanya bertahan delapan bulan, sebelum akhirnya dipecat pada Maret 2025 dan digantikan oleh Igor Tudor setelah rentetan hasil buruk mengguncang ruang ganti Bianconeri.

Kini, peluang untuk menghidupkan kembali kariernya terbuka di Spanyol. Motta disebut telah dihubungi oleh pihak Real Sociedad, meski hingga saat ini belum memberikan jawaban final. Ia juga tengah dikaitkan dengan klub AS Monaco, menunjukkan bahwa reputasinya masih cukup kuat di Eropa.

Juventus Bisa Hemat Hingga €15 Juta Jika Motta Terima Tawaran Sociedad

Meski sudah tak lagi menjabat, Motta masih terikat kontrak dengan Juventus hingga Juni 2027.

Situasi ini berarti Si Nyonya Tua masih menanggung gajinya, yang jika diakumulasi bisa mencapai sekitar €15 juta bruto selama sisa kontrak.

Jika Motta menerima tawaran dari Real Sociedad, maka kontrak tersebut akan otomatis berakhir, membebaskan Juventus dari kewajiban membayar gaji sang pelatih.

Bagi klub yang kini fokus menyeimbangkan neraca keuangan setelah belanja besar musim panas lalu, ini tentu menjadi keuntungan finansial signifikan.

Motta Tertarik ke La Liga, Nostalgia Barcelona Bisa Jadi Kunci

Salah satu faktor yang bisa memengaruhi keputusan Motta adalah kenangan masa lalu di Spanyol.

Sebagai pemain, ia pernah berseragam Barcelona di awal kariernya, dan kemungkinan kembali ke La Liga disebut menjadi daya tarik tersendiri.

Kini di usia 43 tahun, Motta tampaknya siap untuk tantangan baru di luar Italia, dengan misi mengembalikan reputasinya yang sempat anjlok pasca kegagalannya di Juventus.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*