Kabar kurang menyenangkan datang dari kamp tim nasional Serbia. Penyerang andalan Juventus, Dusan Vlahovic, dikabarkan berisiko absen dalam dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia karena mengalami masalah pada punggungnya.
Menurut laporan Il Corriere dello Sport via IlBianconero, pemain berusia 25 tahun itu bisa saja kembali lebih cepat ke Turin jika tim medis Serbia menilai kondisinya tidak memungkinkan untuk bermain.
Situasi ini membuat Juventus cemas, mengingat Vlahovic merupakan sosok vital dalam skema serangan Luciano Spalletti.
Cedera Punggung Ganggu Performa Vlahovic
Masalah ini sebenarnya sudah muncul sejak laga Liga Champions Juventus kontra Sporting CP pekan lalu.
Dalam pertandingan itu, Vlahovic sempat mengeluhkan rasa tidak nyaman di punggung hingga akhirnya ditarik keluar pada babak kedua.
Meski belum sepenuhnya pulih, pelatih Luciano Spalletti tetap menurunkannya sebagai starter dalam Derby della Mole melawan Torino.
Vlahovic pun kembali harus ditarik keluar di babak kedua dan digantikan oleh Jonathan David.
Setelah pertandingan, Spalletti mengonfirmasi bahwa striker asal Serbia tersebut memang mengalami nyeri punggung yang cukup mengganggu, meskipun sang pemain bersikeras untuk tetap bermain demi tim.
Vlahovic Tetap Penuhi Panggilan Timnas Serbia
Menariknya, meski kondisinya belum bugar, Vlahovic tetap menjawab panggilan tim nasional Serbia untuk dua laga penting kualifikasi. Ia diketahui berangkat ke kamp latihan dengan niat kuat membela negaranya.
Namun kini, keputusan akhir berada di tangan tim medis Serbia. Mereka akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dalam beberapa jam ke depan untuk menentukan apakah Vlahovic cukup fit untuk bermain.
Jika tidak, striker Juventus itu akan dipulangkan lebih cepat ke Turin guna menjalani perawatan dan pemulihan.
Tanpa Vlahovic, Serbia tentu kehilangan ketajaman di lini depan. Namun mereka masih bisa mengandalkan Filip Kostic, rekan satu tim Vlahovic di Juventus, untuk tetap memberi kontribusi bagi tim.
Bagi Juventus, potensi kembalinya Vlahovic lebih cepat bisa menjadi kabar baik sekaligus kabar buruk.
Di satu sisi, Bianconeri ingin pemain andalannya segera kembali untuk mempercepat pemulihan.
Namun di sisi lain, cedera ini datang di momen penting ketika Juve sedang berjuang menjaga posisi di papan atas Serie A.

Leave a Reply