
Juventus dikabarkan tidak terburu-buru untuk merekrut gelandang West Ham United, Guido Rodriguez, meski sang pemain disebut sangat tertarik pindah ke Turin.
Sikap ini menunjukkan pendekatan lebih matang dari manajemen baru Bianconeri dalam menyusun kekuatan tim, khususnya menjelang paruh kedua musim ini (2025-26).
Januari 2026 Jadi Opsi, Bukan Kewajiban bagi Juventus
Meski bursa transfer Januari kerap menjadi momen krusial, Juventus tidak ingin gegabah.
Fokus utama klub tetap tertuju pada perombakan skuad di musim panas, sementara jendela transfer musim dingin hanya akan dimanfaatkan jika ada peluang yang benar-benar sesuai kebutuhan tim.
Manajemen menilai Januari sebagai kesempatan untuk menambah kedalaman skuad, bukan untuk melakukan belanja besar tanpa perhitungan matang.
Lini Tengah Jadi Sorotan Utama
Sejak awal musim, lini tengah Juventus dinilai sebagai sektor paling rapuh dari sisi jumlah dan rotasi pemain. Manuel Locatelli dan Khephren Thuram menjadi andalan utama, baik di era Igor Tudor maupun di bawah arahan Luciano Spalletti.
Namun, dengan Teun Koopmeiners dan Weston McKennie sering dipindahkan ke berbagai posisi, pilihan di bangku cadangan menjadi sangat terbatas. Bahkan dalam beberapa laga, Fabio Miretti menjadi satu-satunya opsi gelandang murni yang tersedia.
Situasi inilah yang membuat banyak pihak memprediksi Juventus akan mendatangkan gelandang baru pada Januari.
Guido Rodriguez, Solusi Murah yang Dipertimbangkan
Nama Guido Rodriguez mencuat sebagai kandidat realistis. Gelandang asal Argentina itu mulai kehilangan tempat utama di West Ham di bawah pelatih Nuno Espirito Santo.
Kontrak Rodriguez yang akan berakhir pada akhir musim membuatnya berpotensi tersedia dengan harga terjangkau, sebuah faktor yang tentu menarik bagi Juventus.
Alasan Juventus Mengulur Waktu
Namun menurut laporan Tuttosport, Juventus memilih untuk menahan langkah. Meski Rodriguez dikabarkan siap hijrah ke Serie A, direktur olahraga baru Juventus, Marco Ottolini, ingin mengevaluasi seluruh opsi dengan tenang sebelum mengambil keputusan.
Ottolini dikenal sebagai sosok yang sabar, metodis, dan tidak reaktif terhadap tekanan pasar.
Ia percaya bahwa dalam beberapa pekan ke depan, bursa transfer bisa saja menghadirkan profil gelandang yang lebih sesuai dengan kebutuhan jangka panjang Juventus.
Alih-alih bergerak cepat, Juventus tampaknya memilih strategi menunggu dan mengamati. Bagi Ottolini, merekrut pemain bukan soal kecepatan, melainkan ketepatan.
Dengan pendekatan ini, masa depan Guido Rodriguez ke Juventus masih terbuka, namun jelas bukan prioritas yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

Leave a Reply