Klub Serie A, Como terus bergerak agresif dalam mempersiapkan diri menghadapi musim bersejarah mereka di kompetisi Eropa.
Di bawah asuhan Cesc Fàbregas, Como dipastikan akan tampil minimal di Liga Europa musim depan (2026-27), dan bahkan masih berpeluang menembus Liga Champions.
Namun, di balik ambisi besar tersebut, Como menghadapi satu masalah penting: kurangnya pemain lokal Italia dalam skuad mereka.
Fabio Miretti Jadi Target Baru Como
Menurut laporan dari Calciomercato, nama terbaru yang masuk radar Como adalah gelandang muda milik Juventus, yaitu Fabio Miretti.
Pemain berusia muda tersebut dinilai cocok dengan proyek jangka panjang Como karena:
- Masih berusia muda dan berkembang
- Memiliki pengalaman Serie A
- Pernah tampil di Liga Champions
- Serbaguna di lini tengah
Musim ini, Miretti mencatat:
- 22 penampilan Serie A
- 1 gol
- 2 assist
- 7 penampilan Liga Champions
Masalah Utama Como: Kurangnya Pemain Italia
Salah satu sorotan utama adalah minimnya pemain lokal dalam skuad Como. Bahkan, pemain Italia yang paling sering digunakan musim ini hanyalah Edoardo Goldaniga, yang hanya bermain sekitar 104 menit.
Situasi ini menjadi masalah serius karena regulasi UEFA mewajibkan klub yang tampil di kompetisi Eropa memiliki:
- Kuota pemain homegrown
- Pemain asosiasi terdaftar dalam daftar skuad 25 pemain
Strategi Transfer: Fokus pada Talenta Italia
Untuk mengatasi masalah tersebut, Como kini aktif mencari pemain Italia berkualitas. Selain Miretti, beberapa nama lain yang masuk radar adalah:
- Andrea Cambiaso
- Fabiano Parisi
- Luca Pellegrini
- Pietro Comuzzo
- Alessandro Marcandalli
Namun, persaingan untuk mendapatkan pemain-pemain ini tidak mudah, karena beberapa klub besar Eropa juga ikut mengincar.
Proyek Ambisius Cesc Fabregas
Proyek Como di bawah Fàbregas menjadi salah satu yang paling menarik di Serie A. Dengan dukungan finansial kuat dan visi jangka panjang, klub ini mencoba membangun tim yang:
- Kompetitif di Serie A
- Siap bersaing di Eropa
- Seimbang antara pemain muda dan berpengalaman
- Memenuhi regulasi UEFA
Fabregas ingin membentuk identitas tim yang kuat, namun tetap fleksibel dalam taktik dan pengembangan pemain.

Leave a Reply