Comolli Ungkap Rencana Juventus: Ada Penjualan Tak Terduga, Tapi Yildiz Aman

Juventus memasuki fase krusial dalam perencanaan skuad mereka untuk musim 2026-27.

Setelah gagal menembus Liga Champions, klub asal Turin itu harus menghadapi dampak finansial yang signifikan dan bersiap mengambil keputusan besar di bursa transfer.

CEO Juventus, Damien Comolli, mengakui bahwa situasi ini bisa memaksa klub melakukan penjualan yang tidak terduga, meski satu hal sudah dipastikan: Kenan Yildiz tidak akan dilepas.

Dampak Finansial Gagal Liga Champions: Pemain Dijual

Absennya Juventus dari Liga Champions berdampak langsung pada kondisi keuangan klub. Hal ini membuat manajemen harus menyesuaikan strategi transfer dengan lebih ketat.

Comolli menegaskan bahwa:

  • Juventus akan tetap mematuhi batas finansial UEFA
  • Skuad harus diperkuat tanpa pengeluaran berlebihan
  • Akan ada satu pemain yang berpotensi dijual secara “tak terduga”

Namun, ia menolak menyebutkan nama pemain yang dimaksud.

“Kami memperkirakan akan ada satu lagi pemain yang dijual. Saya akan menyebutnya sebagai sesuatu yang tak terduga,” kata Comolli kepada Gazzetta.

Kenan Yildiz: Inti Proyek Masa Depan Juventus

Di tengah spekulasi tersebut, Comolli memberikan pernyataan tegas terkait masa depan Kenan Yildiz.

Ia memastikan bahwa sang wonderkid:

  • Tidak akan dijual
  • Menjadi bagian penting proyek jangka panjang
  • Dianggap sebagai aset utama klub

“Jangan konyol, Kenan tidak akan pergi ke mana pun,”

Pernyataan ini sekaligus meredam rumor yang sempat mengaitkan Yildiz dengan potensi transfer besar.

Juventus Siap Bangun Ulang Skuad

Juventus diperkirakan akan melakukan beberapa penyesuaian penting di musim panas. Comolli menyebut bahwa meski ada keterbatasan finansial, Juventus tetap menargetkan peningkatan kualitas skuad.

Beberapa poin penting:

  • Tidak ada rencana suntikan modal besar
  • Klub harus beroperasi sesuai kesepakatan UEFA
  • Tetap mengharapkan skuad yang lebih kompetitif

“Tidak ada rencana penambahan modal, dan pada akhirnya kami juga tidak akan bisa menggunakan manfaatnya di bursa transfer,”

“Spalletti memahami dan mengerti situasi ini, dan kami harus bekerja dalam kerangka ini. Namun itu tidak berarti kami tidak akan membangun Juventus yang mampu finis di atas tim lain,”

“Kami juga berharap memiliki skuad dengan level keseluruhan yang lebih tinggi, dengan tetap berada dalam kerangka parameter finansial yang harus dipatuhi setelah kesepakatan dengan Nyon [UEFA] tercapai,”

Masa Depan Dusan Vlahovic Masih Tanda Tanya

Situasi lain yang juga menjadi perhatian adalah masa depan Dusan Vlahovic.

Striker asal Serbia itu hanya menyisakan satu tahun kontrak, dan menurut Comolli:

  • Juventus ingin mempertahankannya
  • keputusan akhir ada di tangan pemain dan agen
  • diskusi sudah dilakukan sejak Januari

Jika tidak ada kesepakatan baru, Juventus berpotensi kehilangan striker andalannya.

“Pada Natal lalu, saya dan dia mengurung diri di sebuah ruangan, dan dia memastikan tidak akan pergi pada bursa Januari. Dan itu memang terjadi,” kata Comolli.

“Kami ingin melanjutkan kerja sama dengan striker kami, tetapi itu tergantung pada Dusan dan ayahnya,”

Hubungan Comolli dan Spalletti Jadi Sorotan

Pelatih Luciano Spalletti juga masuk dalam pembahasan. Meski ada isu ketidakharmonisan dengan manajemen, Comolli menegaskan bahwa mereka telah bekerja sama dalam beberapa keputusan penting sejak awal musim.

“Saya yang menginginkan Luciano, dan bersama Giorgio [Chiellini], kami memberinya perpanjangan dua tahun ketika musim masih belum berakhir,” jelas Comolli.

“Saya membaca dan mendengar banyak hal. Luciano dan saya bisa dan harus memperbaiki hubungan kami, tetapi kami baru saling mengenal selama tujuh bulan, dan selama itu kami telah membuat keputusan bersama, termasuk untuk bursa Januari dan musim panas ini,”

Juventus Masuki Fase 3–5 Tahun Proyek Baru

Comolli menyebut bahwa pembangunan tim membutuhkan waktu:

  • Siklus ideal proyek: 3 hingga 5 tahun
  • Fokus pada stabilitas jangka panjang
  • Tidak semua target harus instan

Namun ia tetap menegaskan bahwa Juventus tidak boleh menunggu terlalu lama untuk kembali bersaing di level tertinggi.

“Saya percaya sebuah siklus seharusnya berlangsung antara tiga hingga lima tahun untuk bisa dinilai,” kata pria asal Prancis itu.

“Ini adalah siklus bagi seseorang di posisi seperti saya. Itu tidak berarti saya akan bertahan tiga atau lima musim, atau bahwa kami tidak harus menang lebih cepat. Ini hanya pandangan saya,”

Apakah Juventus akan menargetkan gelar Scudetto musim depan?

“Ini adalah misi kami. Akan arogan jika mengatakan kami pasti akan memenangkan gelar musim depan,” jawab Comolli.

“Banyak hal akan bergantung pada apa yang dilakukan tim lain di bursa transfer musim panas dan bagaimana mereka melakukannya.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*