
Striker Juventus, Jonathan David menjadi sorotan setelah performa kontras antara level klub dan tim nasionalnya. Di satu sisi, ia tampil tajam bersama Kanada, namun di sisi lain masih kesulitan menemukan ritme terbaiknya bersama Juventus.
Meski begitu, David menegaskan satu hal penting: ia tidak berniat meninggalkan Turin dalam waktu dekat.
Performa Kontras: Juventus vs Tim Nasional Kanada
Musim pertama Jonathan David di Serie A bersama Juventus jauh dari ekspektasi. Didatangkan secara gratis dari LOSC Lille, ia justru kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan di Italia.
Dalam 46 pertandingan kompetitif, David hanya mampu mencetak 8 gol dan 5 assist. Ia beberapa kali terlihat kesulitan menemukan posisi ideal di bawah dua pelatih berbeda, yaitu Igor Tudor dan Luciano Spalletti.
Namun situasi berubah drastis saat membela tim nasional Kanada. Dalam laga Piala Dunia melawan Qatar yang berakhir 6-0, David mencetak hat-trick dan tampil sangat dominan.
David: Gaya Bermain Kanada Lebih Cocok
Dalam wawancara dengan RSI Sport, David mengakui adanya perbedaan besar antara sistem permainan klub dan tim nasional.
Ia menegaskan bahwa setiap tim memiliki pendekatan berbeda, sehingga performa pemain juga bisa sangat bervariasi.
Menurutnya, gaya bermain Kanada lebih bebas dan sesuai dengan karakter permainannya, sehingga ia bisa tampil lebih efektif di depan gawang.
“Saya pikir ketika Anda bermain untuk klub atau tim nasional, itu akan berbeda, karena keduanya adalah tim yang sangat berbeda,” kata David kepada RSI Sport.
“Kanada memiliki gaya bermain yang berbeda, jadi kurang lebih semuanya berubah,”
Kesulitan Beradaptasi di Juventus
Di Juventus, David kerap dianggap belum sepenuhnya menyatu dengan sistem taktik tim. Pergerakannya di lini depan sering tidak maksimal, dan ia kesulitan mendapatkan konsistensi dalam mencetak gol.
Statistiknya di klub menunjukkan:
- 8 gol dalam 46 pertandingan
- Hanya mencetak gol di 8 laga sepanjang musim
- Sering kehilangan momentum di pertandingan besar
Kondisi ini membuat sebagian pengamat mempertanyakan perannya dalam proyek jangka panjang Juventus.
Tegaskan Ingin Bertahan di Turin
Meski performanya belum stabil, Jonathan David menegaskan tidak memiliki niat untuk meninggalkan Juventus.
Ia menyebut masih terikat kontrak jangka panjang selama lima tahun dan ingin terus berjuang di Turin.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa sang striker masih percaya pada proses adaptasi dan yakin bisa membuktikan kualitasnya di Serie A.
Namun di sisi lain, manajemen Juventus dikabarkan mulai mengevaluasi situasi sang pemain, terutama terkait efektivitas lini depan mereka.
“Saya memiliki kontrak selama lima tahun, jadi sejauh menyangkut saya, saya akan tetap bertahan di sini.”

Leave a Reply