John Stones Ditawarkan ke Juventus, tetapi Ada Dua Kendala Besar

Bek berpengalaman asal Inggris, John Stones, kini berstatus bebas transfer setelah resmi berpisah dengan Manchester City pada akhir kontraknya pada 30 Juni. Situasi tersebut langsung menarik perhatian sejumlah klub Eropa, termasuk raksasa Serie A.

Pakar bursa transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Stones telah ditawarkan kepada sejumlah klub besar Serie A, termasuk Juventus. Meski begitu, hingga saat ini belum ada yang mengajukan tawaran resmi.

Penyebabnya bukan karena kualitas sang pemain diragukan, melainkan adanya dua faktor yang membuat klub-klub Italia masih memilih berhitung sebelum mengambil keputusan.

Fabrizio Romano: Stones Sudah Masuk Radar Klub-Klub Besar Italia

Melalui kanal YouTube pribadinya, Fabrizio Romano menjelaskan bahwa agen John Stones aktif menawarkan jasa bek tim nasional Inggris itu ke sejumlah klub papan atas Serie A.

“John Stones telah ditawarkan kepada semua klub besar Italia. Dia tersedia di pasar setelah meninggalkan Manchester City secara gratis.”

Romano juga mengungkapkan bahwa Inter sebenarnya sudah menerima tawaran tersebut sejak Maret lalu. Namun, pembicaraan tidak berkembang ke tahap yang lebih serius.

Dalam beberapa hari terakhir, nama Stones kembali diajukan kepada Inter dan Juventus, tetapi situasinya masih belum mengalami kemajuan berarti.

Dua Kendala Utama: Gaji Tinggi dan Riwayat Cedera

Menurut Fabrizio Romano, ada dua alasan utama yang membuat Juventus belum mengambil langkah konkret.

1. Permintaan Gaji yang Tinggi

Selama membela Manchester City, John Stones merupakan salah satu pemain dengan pendapatan yang cukup besar.

Klub-klub Serie A, yang saat ini menerapkan kebijakan penghematan, harus mempertimbangkan apakah mereka sanggup memenuhi tuntutan gaji sang pemain tanpa mengganggu struktur keuangan tim.

Bagi Inter, persoalan ini menjadi semakin penting karena Oaktree menerapkan batasan ketat terhadap biaya tahunan setiap perekrutan pemain baru.

2. Riwayat Cedera yang Mengkhawatirkan

Faktor kedua adalah kondisi fisik Stones.

Dalam beberapa musim terakhir, bek asal Inggris tersebut kerap mengalami cedera yang membuatnya sulit tampil secara konsisten.

Data penampilannya di Premier League menunjukkan tren yang cukup mencolok:

  • Musim 2016/2017 (musim pertamanya bersama Manchester City): 27 pertandingan liga.
  • Dalam lima musim terakhir, rata-rata hanya tampil sekitar 14,6 pertandingan liga per musim.

Catatan tersebut menjadi perhatian serius bagi klub-klub yang ingin merekrutnya.

Pengalaman John Stones Tetap Menjadi Daya Tarik

Terlepas dari masalah cedera, kualitas John Stones tetap tidak diragukan.

Selama satu dekade membela Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola, ia menjadi bagian penting dari era tersukses dalam sejarah klub.

Beberapa prestasi yang diraih Stones bersama The Citizens antara lain:

  • 6 gelar Premier League.
  • 3 Piala FA.
  • 3 Piala Liga Inggris (EFL Cup).
  • 1 Liga Champions UEFA (2022/2023).

Selain piawai bertahan, Stones juga dikenal sebagai bek modern dengan kemampuan membangun serangan dari lini belakang dan fleksibilitas bermain sebagai gelandang bertahan saat dibutuhkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*