Lucumi Jadi Rebutan, Bologna Tetapkan Mahar €25 Juta Setelah Tolak Tawaran Besiktas

Masa depan Jhon Lucumi semakin menjadi sorotan di bursa transfer musim panas ini. Bek tengah Bologna tersebut dipastikan menjadi salah satu pemain yang paling banyak diminati, dengan beberapa klub besar seperti Inter Milan, Juventus, hingga Sunderland dikabarkan terus memantau situasinya.

Bologna disebut telah menetapkan harga jual Lucumi di angka 25 juta euro setelah menolak proposal dari Besiktas yang dinilai belum memenuhi harapan klub Serie A tersebut.

Bologna Tolak Tawaran Besiktas untuk Lucumi

Menurut laporan Tuttomercatoweb dan Sporx, Besiktas sebelumnya mengajukan tawaran untuk membawa Lucumi ke Turki. Proposal tersebut bernilai sekitar 12 juta euro plus kepemilikan gelandang Jean Onana, yang musim lalu bermain dengan status pinjaman di Genoa.

Namun, Bologna menolak skema tersebut. Klub asal Emilia-Romagna itu hanya ingin menerima pembayaran dalam bentuk uang tunai dan tidak tertarik dengan opsi pertukaran pemain.

Karena itu, Besiktas harus mencari formula baru jika ingin memenangkan persaingan mendapatkan bek asal Kolombia tersebut.

Harga Lucumi Turun dari Klausul, Tapi Tetap Mahal

Sebelumnya, Jhon Lucumi memiliki klausul pelepasan senilai 28 juta euro dalam kontraknya bersama Bologna. Namun, klausul tersebut telah berakhir beberapa hari lalu.

Meski begitu, Bologna tidak langsung melepas sang pemain dengan harga murah. Klub tersebut kini memasang banderol sekitar 25 juta euro, kemungkinan dengan tambahan bonus.

Nilai tersebut dianggap masuk akal mengingat kualitas, pengalaman, dan situasi kontrak Lucumi.

Kontrak pemain berusia 28 tahun itu sendiri akan berakhir pada akhir musim, sehingga Bologna memiliki tekanan untuk menjualnya musim panas ini sebelum kehilangan aset berharga secara gratis.

Inter dan Juventus Masuk Perburuan

Lucumi menjadi salah satu nama yang menarik perhatian klub-klub Serie A, terutama Inter Milan dan Juventus.

Inter melihat pemain tim nasional Kolombia tersebut sebagai kandidat untuk memperkuat lini belakang setelah beberapa perubahan dalam skuad.

Sementara Juventus juga membutuhkan tambahan bek tengah berkualitas untuk membangun kembali pertahanan mereka di bawah proyek baru.

Selain dua raksasa Italia tersebut, Sunderland juga dikabarkan ikut dalam persaingan mendapatkan tanda tangan Lucumi.

Bologna Sudah Berjanji Membuka Pintu Keluar

Situasi Lucumi semakin menarik karena Bologna sebelumnya telah memberikan janji kepada sang pemain.

CEO Bologna, Claudio Fenucci, mengungkapkan bahwa klub telah berkomitmen membiarkan Lucumi pergi apabila datang tawaran yang sesuai.

Bologna meminta Lucumi bertahan satu musim tambahan dan menjanjikan kesempatan untuk mencari tantangan baru pada musim panas berikutnya.

Kini keputusan berada di tangan klub-klub peminat apakah bersedia memenuhi permintaan harga yang telah ditetapkan.

Pengalaman Lucumi Jadi Daya Tarik Utama

Lucumi bergabung dengan Bologna dari KRC Genk pada musim panas 2022 dengan nilai transfer sekitar 8 juta euro.

Sejak saat itu, ia berkembang menjadi salah satu bek penting di Serie A berkat kemampuan membaca permainan, kekuatan fisik, serta ketenangannya dalam membangun serangan dari belakang.

Pemain yang kini berusia 28 tahun itu juga tampil bersama tim nasional Kolombia di Piala Dunia 2026, yang semakin meningkatkan nilai pasarnya.

Dengan banyaknya klub yang tertarik, saga transfer Jhon Lucumi diperkirakan masih akan berlangsung panas hingga akhir bursa transfer.

Bologna berada dalam posisi kuat untuk mendapatkan keuntungan maksimal, sementara Inter dan Juventus harus bergerak cepat jika ingin mengamankan sang bek.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*