
Juventus selangkah lagi meresmikan perekrutan Kerim Alajbegovic. Wonderkid asal Bosnia dan Herzegovina itu telah tiba di Turin pada Sabtu malam waktu setempat untuk menjalani rangkaian tes medis sebelum menandatangani kontrak bersama Bianconeri.
Transfer ini menjadi salah satu kejutan terbesar di bursa transfer musim panas setelah Juventus sukses mengungguli sejumlah klub elite Eropa dalam perburuan tanda tangan sang pemain muda berbakat.
Alajbegovic Mendarat di Turin
Kedatangan Alajbegovic di Bandara Caselle, Turin, langsung disambut puluhan awak media yang telah menunggu sejak sore hari. Pemain berusia 18 tahun itu datang bersama mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, yang juga berasal dari Bosnia dan Herzegovina.
Setelah tiba, Alajbegovic langsung menuju J|Medical, pusat pemeriksaan medis milik Juventus, untuk menjalani serangkaian tes awal. Meski begitu, proses administrasi transfer diperkirakan baru akan diselesaikan secara resmi pada Minggu.
Juventus Tebus Alajbegovic dengan Harga Tinggi
Menurut berbagai laporan dari Italia dan Jerman, Juventus mengeluarkan dana sekitar 33 juta euro, ditambah bonus senilai 7 juta euro, untuk mengamankan jasa Alajbegovic dari Bayer Leverkusen.
Nilai transfer tersebut menunjukkan betapa besarnya keyakinan Juventus terhadap potensi sang pemain, yang kini dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Tolak Chelsea, Pilih Juventus
Sebelum merapat ke Turin, Alajbegovic sebenarnya sempat berada di ambang kepindahan ke Chelsea. Klub Premier League itu bahkan disebut telah mencapai kesepakatan dengan Bayer Leverkusen.
Namun, sang pemain memilih menunda keputusan setelah mendapat sinyal bahwa peluang bermain reguler di Stamford Bridge tidak akan mudah didapat.
Situasi itu dimanfaatkan Juventus. Manajemen Bianconeri berhasil meyakinkan Alajbegovic bahwa ia akan memperoleh kesempatan berkembang bersama skuad utama, termasuk berduet dengan Kenan Yildiz, yang juga menjadi proyek jangka panjang klub.
Meski Juventus tidak tampil di Liga Champions musim ini, prospek menit bermain yang lebih besar menjadi faktor utama yang membuat Alajbegovic mantap memilih pindah ke Turin.
Disiapkan Luciano Spalletti Jadi Trequartista
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, sebelumnya juga telah mengungkapkan rencananya untuk Alajbegovic.
Alih-alih dimainkan sebagai winger, pemain yang akan berusia 19 tahun pada September mendatang itu diproyeksikan mengisi peran trequartista, yakni gelandang serang yang beroperasi di belakang penyerang utama.
Posisi tersebut dinilai paling sesuai dengan karakteristik Alajbegovic yang memiliki kreativitas tinggi, visi bermain tajam, kemampuan menggiring bola, serta naluri mencetak gol.
Apabila seluruh proses tes medis berjalan lancar, pengumuman resmi perekrutan Alajbegovic diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat, sekaligus menambah kekuatan skuad Luciano Spalletti untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.
Kerim Alajbegović è arrivato a Torino! Il classe 2007 sosterrà le visite mediche da nuovo giocatore della @JuventusFC. @SkySport pic.twitter.com/cdu9jDzfae
— Gianluca Di Marzio (@DiMarzio) August 1, 2026

Leave a Reply