Spalletti Ingin Boyong Retegui ke Juventus, Tapi Ada Satu Masalah

Juventus masih belum puas dengan komposisi lini serangnya.

Meski telah mendatangkan beberapa penyerang baru pada musim panas ini, pelatih Luciano Spalletti disebut masih menginginkan satu tambahan striker murni sebelum bursa transfer ditutup.

Dalam perkembangan terbaru, nama Mateo Retegui kembali muncul dalam daftar kandidat penyerang Juventus.

Striker Timnas Italia tersebut bukan nama asing bagi Bianconeri. Retegui sebelumnya juga pernah masuk radar Juventus dalam beberapa periode transfer.

Kini, situasinya kembali menarik karena ada faktor Luciano Spalletti.

Pelatih Juventus tersebut sudah mengenal Retegui dengan sangat baik dari masa kepemimpinannya di Timnas Italia.

Juventus Sudah Datangkan Dua Striker

Juventus sebenarnya sudah bergerak cukup agresif di lini depan.

Randal Kolo Muani dan Jeff Ekhator telah didatangkan untuk menambah pilihan di sektor penyerangan.

Namun, pada saat yang sama Juventus juga kehilangan sejumlah pemain.

Dusan Vlahovic meninggalkan klub dengan status bebas transfer, sementara Lois Openda dikirim keluar dengan status pinjaman.

Jonathan David dan Arkadiusz Milik juga disebut tidak masuk dalam rencana utama Spalletti.

Situasi tersebut membuat Juventus masih membutuhkan tambahan opsi di lini depan.

Kepergian Jonathan David Jadi Kunci

Ada satu persoalan yang harus diselesaikan Juventus sebelum mendatangkan striker baru.

Jonathan David harus terlebih dahulu meninggalkan klub.

Kepergian penyerang asal Kanada tersebut diperlukan agar Juventus memiliki ruang untuk mendaftarkan penyerang baru.

Karena itu, aktivitas Juventus di lini depan saling berkaitan.

Klub tidak hanya mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan taktik Spalletti, tetapi juga harus mengatur komposisi skuad dan ruang finansial.

Jika David benar-benar pergi, pintu untuk striker baru akan terbuka lebih lebar.

Retegui Bukan Satu-satunya Kandidat

Sebelum nama Retegui kembali mencuat, Juventus telah dikaitkan dengan beberapa striker lainnya.

Dua nama yang cukup sering muncul adalah Joshua Zirkzee dari Manchester United dan Alexander Sørloth dari Atletico Madrid.

Keduanya menawarkan karakteristik berbeda.

Zirkzee memiliki kemampuan bermain sebagai penyerang yang lebih fleksibel dan dapat terlibat dalam permainan kombinasi.

Sementara Sørloth menawarkan kekuatan fisik, kemampuan duel udara, serta pengalaman sebagai target man.

Retegui memiliki profil yang berbeda lagi.

Ia merupakan striker yang sangat mengenal sepak bola Italia dan memiliki pengalaman di Serie A.

Spalletti Sudah Mengenal Retegui

Salah satu alasan mengapa Retegui menarik bagi Juventus adalah keberadaan Spalletti.

Seperti yang dilaporkan Tuttosport, sang pelatih sudah mengenal sang striker sejak masih menangani Timnas Italia.

Spalletti tentu memahami karakter permainan Retegui, kelebihannya di dalam kotak penalti, serta bagaimana sang striker bekerja dalam sistem permainan tertentu.

Faktor ini bisa menjadi keuntungan besar.

Pelatih tidak perlu memulai dari nol untuk menjelaskan apa yang diharapkan dari sang penyerang.

Jika Juventus benar-benar memilih Retegui, Spalletti sudah mengetahui cara terbaik untuk memaksimalkan potensinya.

Marco Ottolini Juga Mengenal Retegui

Bukan hanya Spalletti yang memiliki hubungan dengan Retegui.

Direktur olahraga Juventus, Marco Ottolini juga mengenal sang pemain dengan sangat baik.

Ottolini merupakan salah satu sosok yang membawa Retegui ke Serie A pada musim panas 2023 ketika bekerja untuk Genoa.

Retegui datang ke Italia dari Argentina dan kemudian berkembang menjadi salah satu penyerang penting di kompetisi domestik.

Hubungan tersebut membuat Juventus memiliki pemahaman yang cukup lengkap mengenai karakter dan kemampuan sang pemain.

Dengan kata lain, Retegui bukanlah target yang dipilih secara acak.

Ada dua sosok penting di Juventus yang sudah mengetahui kualitasnya.

Masalah Terbesar: Gaji €20 Juta per Musim

Namun, jika secara olahraga Retegui terlihat cocok, persoalan finansial menjadi tantangan yang jauh lebih berat.

Retegui saat ini bermain untuk Al-Qadsiah setelah meninggalkan Atalanta dengan nilai transfer sekitar €65 juta pada musim panas lalu.

Ia juga dikabarkan menerima gaji fantastis mencapai €20 juta per musim.

Angka tersebut menjadi masalah besar bagi Juventus.

Bianconeri harus berhati-hati dengan struktur gaji karena mendatangkan pemain dengan bayaran sebesar itu dapat memberikan dampak signifikan terhadap neraca klub.

Karena itu, transfer permanen tampaknya bukan opsi paling realistis.

Juventus Bisa Pilih Skema Pinjaman

Menurut laporan yang beredar, Juventus kemungkinan lebih tertarik pada skema peminjaman jika Retegui memang ingin kembali ke Serie A.

Model tersebut akan memberikan Juventus beberapa keuntungan.

Pertama, klub tidak perlu mengeluarkan biaya transfer besar setelah Al-Qadsiah membayar sekitar €65 juta untuk mendatangkan Retegui dari Atalanta.

Kedua, Juventus bisa mengurangi risiko finansial.

Ketiga, skema pinjaman dapat menjadi solusi sementara sambil melihat apakah Retegui benar-benar cocok dengan sistem Spalletti.

Namun, persoalan gaji tetap harus diselesaikan.

Retegui Tidak Sulit Diyakinkan

Dari sisi pemain, situasinya justru dianggap relatif sederhana.

Retegui disebut tidak akan menjadi masalah besar untuk diyakinkan apabila Juventus benar-benar serius.

Kembali ke Serie A berarti ia kembali ke kompetisi yang sudah dikenalnya.

Selain itu, bermain untuk Juventus di bawah arahan Spalletti bisa memberikan keuntungan dari sisi karier dan Timnas Italia.

Spalletti juga memiliki hubungan profesional yang sudah terbentuk dengan sang pemain.

Namun, semua itu belum cukup untuk menyelesaikan persoalan utama.

Gaji €20 juta per musim tetap menjadi batu sandungan terbesar.

Apakah Juventus Bisa Mendapatkan Diskon Gaji?

Inilah pertanyaan yang harus dijawab Juventus.

Jika Retegui benar-benar ingin kembali ke Italia, sang pemain mungkin harus menerima pengurangan gaji atau setidaknya membantu menciptakan struktur pembayaran yang lebih realistis.

Al-Qadsiah juga harus terlibat dalam negosiasi.

Salah satu kemungkinan adalah klub Arab Saudi tersebut tetap menanggung sebagian gaji Retegui selama masa peminjaman.

Tanpa mekanisme seperti itu, Juventus akan kesulitan menanggung beban €20 juta per musim.

Karena itu, negosiasi Retegui kemungkinan tidak hanya akan membahas biaya transfer.

Struktur gaji justru bisa menjadi inti pembicaraan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*