Juventus 2-0 Atalanta: Conceicao dan Bremer Bawa Bianconeri Bangkit

Juventus akhirnya kembali ke jalur kemenangan di Serie A. Menghadapi Atalanta dalam laga pekan ke-5, Bianconeri meraih kemenangan 2-0 berkat gol Francisco Conceicao dan Gleison Bremer.

Hasil ini menjadi suntikan penting bagi Juventus setelah hanya meraih satu poin dari dua pertandingan Serie A sebelumnya. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Atalanta asuhan Maurizio Sarri menelan kekalahan ketiga secara beruntun.

Juventus Tampil Lebih Efektif

Juventus datang ke pertandingan dengan tekanan cukup besar. Setelah mengawali periode ini dengan hasil kurang meyakinkan di Serie A, Bianconeri sebelumnya berhasil melampiaskannya melalui kemenangan telak 5-0 atas NEC di Liga Europa.

Luciano Spalletti kemudian melakukan perubahan dengan menggunakan formasi 4-2-3-1 saat menghadapi Atalanta. Situasi skuad Juventus sendiri tidak ideal karena sejumlah pemain masih berada dalam daftar cedera.

Meski demikian, Juventus menunjukkan efektivitas yang lebih baik ketika mendapatkan peluang.

Pertandingan baru berjalan sekitar 90 detik ketika Randal Kolo Muani sudah menguji Marco Carnesecchi. Namun, gol pembuka akhirnya lahir melalui Francisco Conceicao di menit ke-28.

Zeki Celik mengirimkan umpan mendatar dari sisi kiri. Conceicao berada dalam posisi bebas dan langsung menyambar bola dari jarak sekitar 12 yard. Sepakan kaki pertamanya mengarah ke sudut bawah tiang jauh dan membuat Juventus unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi bukti bagaimana Juventus mampu memanfaatkan ruang yang diberikan pertahanan Atalanta.

Atalanta Berusaha Bangkit

Tertinggal satu gol membuat Atalanta mencoba meningkatkan tekanan. Jonathan Rowe sempat meminta penalti setelah terjadi tarikan terhadap bajunya oleh Pierre Kalulu, tetapi wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran yang layak dihukum penalti.

Pape Malang Sarr kemudian masuk pada awal babak kedua untuk memperkuat lini tengah Juventus.

Atalanta beberapa kali menciptakan ancaman. Nico Gonzalez hampir menggandakan keunggulan Juventus lewat sundulan dari situasi sepak pojok, tetapi bola hanya melintas tipis di depan gawang.

Di sisi lain, Jonathan Rowe juga memaksa Guglielmo Vicario melakukan penyelamatan setelah melepaskan tembakan mendatar yang mengarah ke gawang Juventus.

Bellanova dan Giorgio Scalvini bahkan harus melakukan intervensi penting untuk menghentikan Francisco Conceicao dalam beberapa situasi berbahaya.

Carnesecchi Jadi Alasan Atalanta Tidak Kebobolan Lebih Banyak

Juventus sebenarnya mempunyai sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan.

Marco Carnesecchi tampil cukup sibuk di bawah mistar Atalanta. Salah satu penyelamatan terbaiknya terjadi ketika Weston McKennie menyambut umpan silang Nico Gonzalez dengan sundulan dari jarak dekat.

Carnesecchi mampu bereaksi cepat dan menggagalkan peluang tersebut.

Atalanta kemudian sempat merayakan gol penyama kedudukan pada menit ke-63. Sundulan Kristensen dari jarak sekitar enam yard berhasil melewati Vicario.

Namun, Juventus memiliki penyelamat di garis gawang.

Kolo Muani melakukan goal-line clearance yang sangat menentukan untuk mencegah bola melewati garis gawang. Momen tersebut menjadi salah satu titik balik pertandingan.

Bremer Pastikan Juventus Menang 2-0

Setelah gagal menyamakan kedudukan, Atalanta justru kembali kebobolan.

Juventus mendapatkan sepak pojok yang dieksekusi Edon Zhegrova. Gleison Bremer memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulannya ke bawah.

Bola tersebut mengejutkan Giacomo Raspadori yang berada di area tiang dekat dan akhirnya bersarang di gawang Carnesecchi.

Juventus 2-0 Atalanta.

Keunggulan dua gol membuat Juventus semakin nyaman dalam mengendalikan pertandingan.

Carnesecchi masih berusaha menjaga Atalanta dari kekalahan yang lebih besar. Ia melakukan penyelamatan jarak dekat terhadap Kolo Muani dan kembali menggagalkan peluang dari sepak pojok berikutnya yang disambut Teun Koopmeiners.

Skor 2-0 akhirnya bertahan hingga pertandingan berakhir.

Juventus Kembali Menemukan Momentum

Kemenangan atas Atalanta menjadi hasil penting bagi Juventus setelah periode yang cukup sulit di Serie A.

Bianconeri tidak tampil sempurna, tetapi mampu menunjukkan dua hal penting: efisiensi di depan gawang dan ketahanan ketika berada di bawah tekanan.

Bagi Atalanta, situasinya semakin mengkhawatirkan. Kekalahan dari Juventus menjadi kekalahan ketiga berturut-turut setelah sebelumnya mereka tumbang melawan Roma dan Cagliari.

Sementara Juventus bisa menjadikan kemenangan ini sebagai modal untuk membangun kembali konsistensi di Serie A.

Tambahan Tiga poin membuat Juventus kini naik ke posisi 7 klasemen Serie A, dengan raihan 10 poin.

Susunan Pemain

Juventus: Vicario; Kalulu, Bremer, Lucumi, Celik; McKennie (86′ Woltemade), Douglas Luiz; Conceicao (73′ Zhegrova), Nico Gonzalez (73′ Koopmeiners), Alajbegovic (46′ Sarr); Kolo Muani (89′ Kelly).

Pelatih: Luciano Spalletti.

Atalanta: Carnesecchi; Bellanova, Scalvini, Kristensen, Bernasconi; Samardzic (63′ Raspadori), Kessie (73′ Gaetano), Ederson; De Ketelaere, Krstovic (73′ Scamacca), Rowe (84′ Elmas).

Pelatih: M. Sarri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*