Juventus dan Roma Berebut Bintang Muda Sassuolo, Darryl Bakola

Juventus tampaknya tidak sendirian dalam mengamati perkembangan Darryl Bakola, gelandang muda Sassuolo berusia 18 tahun.

Bianconeri kini mendapat pesaing dari salah satu klub besar Serie A lainnya, yakni AS Roma.

Menurut laporan Manà Manà Sport, Roma juga memasukkan nama Bakola ke dalam radar mereka. Bahkan, gelandang asal Prancis tersebut disebut menjadi salah satu pemain yang sangat disukai direktur olahraga Roma, D’Amico.

Situasi ini membuat persaingan mendapatkan Bakola semakin menarik, meski hingga saat ini belum ada negosiasi konkret antara Roma dan Sassuolo.

Bakola merupakan gelandang Prancis kelahiran 2007 yang saat ini berada dalam proyek Sassuolo. Perkembangannya membuat sejumlah klub Serie A mulai memberikan perhatian.

Juventus sebelumnya disebut tertarik terhadap pemain muda tersebut. Kini, Roma ikut muncul dalam persaingan.

Ketertarikan Roma bukan sekadar pemantauan biasa. Laporan Manà Manà Sport menyebut Bakola merupakan salah satu pemain yang sangat disukai D’Amico.

Meski demikian, ketertarikan tersebut belum berkembang menjadi pembicaraan resmi dengan Sassuolo mengenai kemungkinan transfer.

Juventus Masih Punya Ruang untuk Bergerak

Belum adanya negosiasi antara Roma dan Sassuolo menjadi situasi yang cukup menarik bagi Juventus.

Bianconeri masih memiliki kesempatan untuk mengambil langkah lebih dahulu jika memang menganggap Bakola sebagai bagian dari rencana jangka panjang klub.

Namun, persaingan belum tentu hanya berlangsung antara Juventus dan Roma. Dengan statusnya sebagai pemain muda yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang, Bakola berpotensi semakin menarik perhatian klub-klub lain apabila performanya terus meningkat.

Karena itu, Juventus harus menentukan seberapa jauh mereka ingin bergerak sebelum persaingan berkembang menjadi lebih ramai.

Sassuolo Belum Berencana Melepas Bakola pada Januari

Faktor lain yang membuat transfer Bakola tidak mudah adalah sikap Sassuolo.

Klub Neroverde disebut sulit untuk memutuskan melepas sang gelandang pada bursa transfer musim dingin mendatang. Sassuolo tampaknya lebih memilih mempertahankan Bakola setidaknya hingga akhir musim.

Pilihan tersebut cukup masuk akal dari sudut pandang klub.

Dengan memberikan waktu lebih banyak kepada Bakola untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman, nilai ekonominya berpotensi meningkat. Sassuolo kemudian dapat mempertimbangkan penjualan pada bursa transfer musim panas ketika kondisi pasar lebih menguntungkan.

Transfer Musim Panas Lebih Masuk Akal

Jika Juventus atau Roma benar-benar ingin mendapatkan Bakola, musim panas tampaknya menjadi periode yang lebih realistis.

Sassuolo memiliki alasan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Pemain muda tersebut masih berada dalam fase perkembangan, sehingga beberapa bulan tambahan bisa memberikan gambaran lebih jelas mengenai potensi dan nilai pasarnya.

Bagi Juventus, situasi tersebut berarti mereka harus terus memantau perkembangan sang pemain sekaligus mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pendekatan.

Roma juga berada dalam posisi serupa. Ketertarikan D’Amico terhadap Bakola sudah muncul, tetapi sejauh ini belum ada pembicaraan konkret dengan Sassuolo.

Sejauh musim ini (2026/27), Bakola telah mencatatkan Empat penampilan di Serie A, dengan menyumbangkan satu assist, yang dibuat saat Sassuolo mengalahkan Juventus 3-2.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*