
Juventus resmi memulangkan Norberto Neto ke Turin. Sembilan tahun setelah meninggalkan klub, kiper asal Brasil itu kembali untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Kamil Grabara akibat cedera ACL.
Juventus akhirnya mendapatkan solusi untuk masalah di posisi penjaga gawang. Bianconeri secara resmi mengumumkan kembalinya Norberto Neto ke Turin dengan status bebas transfer.
Neto kembali ke Juventus, setelah Sembilan tahun meninggalkan klub. Berdasarkan pengumuman resmi Juventus, sang penjaga gawang akan terikat kontrak hingga 30 Juni 2027.
Kepulangannya tidak lepas dari situasi darurat yang dialami Juventus setelah Kamil Grabara mengalami cedera serius pada lututnya.
Neto bukanlah nama asing bagi pendukung Juventus.
Kiper kelahiran 1989 tersebut sebelumnya memperkuat Juventus pada periode 2015 hingga 2017. Saat itu, ia menjadi pelapis Gianluigi Buffon dan mendapatkan kesempatan tampil sebanyak 22 pertandingan dalam dua musim.
Meski bukan pilihan utama, Neto tetap memiliki koleksi trofi yang mengesankan selama berada di Turin.
Ia turut memenangkan dua gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan satu Supercoppa Italiana bersama Juventus.
Kini, hampir satu dekade setelah meninggalkan klub, Neto kembali ke tempat yang pernah menjadi bagian penting dalam kariernya.
Cedera Grabara Memaksa Juventus Bergerak
Kembalinya Neto terjadi karena Juventus harus menghadapi situasi darurat setelah Grabara mengalami cedera ACL.
Kiper asal Polandia tersebut mengalami robekan anterior cruciate ligament atau ACL pada lutut kanan ketika menjalani latihan pada 19 September.
Cedera tersebut datang hanya lima hari setelah Grabara menjalani debut bersama Juventus.
Dalam pertandingan debutnya, Grabara mencatatkan clean sheet ketika Juventus menghancurkan NEC Nijmegen dengan skor 5-0 di Liga Europa.
Namun, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama.
Hasil pemeriksaan kemudian memastikan Grabara mengalami cedera serius yang membutuhkan operasi. Ia diperkirakan harus menepi selama sekitar enam hingga tujuh bulan, sehingga musimnya praktis berakhir lebih cepat.
Situasi tersebut membuat Juventus harus mencari kiper baru.
Neto Jadi Pilihan dari Pasar Free Agent
Juventus kemudian melihat pasar pemain bebas untuk menemukan penjaga gawang berpengalaman.
Carlo Pinsoglio masih berada dalam skuad, tetapi klub tidak menganggapnya sebagai pelapis yang cukup untuk Guglielmo Vicario.
Karena itu, Juventus membutuhkan kiper yang sudah memiliki pengalaman di level tinggi dan bisa langsung memberikan kedalaman skuad.
Neto menjadi salah satu pilihan paling familiar.
Selain pernah memperkuat Juventus, pemain Brasil tersebut juga memiliki pengalaman panjang di berbagai liga top Eropa.
Setelah meninggalkan Turin, Neto menghabiskan lima tahun di Spanyol bersama Valencia dan Barcelona.
Ia kemudian melanjutkan karier di Inggris dengan memperkuat Bournemouth dan Arsenal sebelum kembali ke Brasil untuk bermain bersama Botafogo selama satu musim.
Pengalaman tersebut membuat Neto memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Juventus dalam situasi darurat.
Pengalaman Neto Jadi Modal Penting
Kembali ke Juventus bukan sekadar nostalgia bagi Neto.
Pada usia 36 tahun, sang kiper membawa pengalaman yang jauh lebih banyak dibandingkan ketika pertama kali datang ke Turin pada 2015.
Neto sudah merasakan persaingan di Serie A, La Liga dan Premier League. Ia juga pernah menjadi bagian dari klub-klub besar seperti Barcelona dan Juventus.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Juventus memilihnya setelah kehilangan Grabara.
Kondisi ini juga memungkinkan Neto untuk membantu Vicario dalam persaingan internal sekaligus memberikan opsi yang lebih aman apabila kiper utama membutuhkan istirahat atau mengalami masalah kebugaran.
Juventus Kembali Mempercayai Neto
Menariknya, kepulangan Neto membuat perjalanan karier sang kiper di Juventus seperti kembali ke titik awal.
Pada periode pertamanya, Neto berada di belakang Buffon dalam hierarki penjaga gawang. Kini, ia kembali ke Turin dengan situasi yang berbeda.
Juventus membutuhkan pemain berpengalaman untuk menghadapi musim yang masih panjang.
Kontrak hingga 30 Juni 2027 juga memberikan klub fleksibilitas dalam menghadapi kondisi skuad setelah cedera Grabara.
Bagi Neto sendiri, kesempatan ini menjadi peluang untuk kembali tampil di salah satu klub yang pernah memberikan warna penting dalam kariernya.
Fokus Juventus Kini Beralih ke Persaingan di Bawah Mistar
Dengan kedatangan Neto, Juventus kini memiliki tambahan pengalaman di sektor penjaga gawang.
Vicario tetap menjadi kiper utama, sementara Neto hadir sebagai opsi berpengalaman setelah Grabara dipastikan absen berbulan-bulan.
Bagi Juventus, keputusan mendatangkan Neto juga menunjukkan bahwa klub tidak ingin mengambil risiko dengan hanya mengandalkan pilihan yang tersedia di skuad.

Leave a Reply