Massimo Orlando: Tak Mengejutkan Jika Juventus Finis Posisi 2 atau 3 Serie A

Juventus menjalani awal musim dengan cukup menjanjikan, namun performa yang tidak konsisten perlahan memicu tekanan besar hingga akhirnya berujung pada pergantian pelatih.

Igor Tudor harus angkat kaki, meski bahkan di periode terbaiknya sekalipun, keyakinan bahwa Juventus mampu menjadi juara Serie A sebenarnya tidak pernah benar-benar menguat.

Sejak awal, ekspektasi terhadap Bianconeri memang cenderung realistis. Banyak pengamat menilai Juventus belum memiliki stabilitas dan kedalaman skuad yang cukup untuk bersaing secara konsisten di jalur Scudetto, terlebih setelah bursa transfer musim panas yang dianggap kurang menggigit.

Target Awal Juventus: Empat Besar, Bukan Scudetto

Dengan kondisi tersebut, Juventus sejak awal musim lebih difokuskan untuk mengamankan tiket Liga Champions. Ketika Luciano Spalletti ditunjuk sebagai pelatih baru, target yang dibebankan kepadanya pun jelas: finis di empat besar Serie A.

Manajemen menyadari bahwa Spalletti membutuhkan waktu untuk membangun identitas permainan, mengembalikan kepercayaan diri tim, dan merapikan struktur taktik yang sebelumnya dinilai kurang jelas.

Target empat besar bahkan disebut menjadi tolok ukur utama bagi sang pelatih untuk mendapatkan perpanjangan kontrak.

Tanda Kebangkitan di Bawah Luciano Spalletti

Namun, dalam beberapa pekan terakhir, Juventus justru menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Performa mereka terlihat lebih solid, terorganisasi, dan memiliki arah permainan yang jelas. Identitas tim mulai terbentuk, dengan keseimbangan yang lebih baik antara lini belakang dan serangan.

Rentetan hasil positif ini memicu perbincangan baru: apakah Juventus diam-diam bisa ikut terlibat dalam perburuan gelar? Meski belum sepenuhnya konsisten, peningkatan performa Bianconeri sulit untuk diabaikan.

Massimo Orlando: Finis 2–3 Bukan Hal Mengejutkan

Mantan pemain Juventus dan AC Milan, Massimo Orlando memberikan pandangan yang cukup realistis terkait situasi Bianconeri saat ini.

Mengutip pernyataannya melalui TuttoJuve, Orlando menilai bahwa Juventus layak diwaspadai sejak kedatangan Spalletti.

“Saya sudah bilang sejak Spalletti datang, hati-hati dengan Juventus. Sebelumnya tidak ada identitas dan penuh kebingungan. Spalletti melakukan pekerjaan luar biasa. Jika tidak, mereka tak mungkin menang meyakinkan di kandang Sassuolo. Menurut saya, Juventus sedang berada dalam kondisi sangat baik,” ujar Orlando.

Namun Orlando juga menegaskan bahwa Juventus sejatinya tidak memulai musim dengan target juara. Faktor kompetisi domestik dan turnamen lain tetap akan menjadi tantangan tersendiri.

“Jika saya melihat Juventus finis di posisi kedua atau ketiga, saya tidak akan terkejut.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*