Raksasa Serie A, Juventus, dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar di bursa transfer dengan membidik kiper utama Liverpool, Alisson Becker.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Bianconeri melihat Alisson sebagai kandidat ideal untuk menggantikan Michele Di Gregorio yang tampil kurang meyakinkan sepanjang musim 2025/26.
Langkah ini bisa menjadi sinyal jelas bahwa Juventus tak ingin kembali kehilangan momentum dalam perburuan gelar domestik maupun ambisi mereka di kompetisi Eropa.
Di Gregorio Disorot, Juventus Siap Cari Kiper Baru
Performa Di Gregorio dalam beberapa bulan terakhir menuai kritik. Serangkaian kesalahan krusial dan inkonsistensi di bawah mistar membuat manajemen mulai mempertimbangkan opsi baru untuk musim depan (2026/27).
Juventus sebenarnya sempat memantau situasi Mike Maignan, namun sang kiper telah memperpanjang kontraknya bersama AC Milan pada Januari lalu.
Alternatif lainnya adalah kiper Tottenham Hotspur, Guglielmo Vicario, yang diperkirakan memiliki nilai transfer di kisaran €25 juta. Namun, kini muncul nama yang jauh lebih prestisius: Alisson Becker.
Alisson Becker: Pengalaman, Mental Juara, dan Faktor Spalletti
Alisson bukan nama sembarangan. Dengan 76 caps bersama Timnas Brasil, ia telah membuktikan diri sebagai salah satu kiper terbaik dunia dalam satu dekade terakhir.
Bersama Liverpool, ia meraih berbagai trofi besar, termasuk Premier League dan Liga Champions.
Meski masih terikat kontrak hingga musim panas 2027, situasinya di Anfield mulai berubah. Liverpool telah mengamankan tanda tangan Giorgi Mamardashvili, yang direkrut lebih awal dan diproyeksikan menjadi suksesor jangka panjang.
Faktor ini, ditambah kontrak Alisson yang akan memasuki tahun terakhir pada 2026, bisa membuka peluang negosiasi dengan harga yang lebih rasional bagi Juventus.
Menariknya, ada hubungan personal yang bisa menjadi kunci transfer ini. Alisson pernah bekerja sama dengan pelatih Juventus saat ini, Luciano Spalletti, ketika keduanya masih berada di AS Roma. Kedekatan profesional tersebut berpotensi mempermudah pendekatan Bianconeri.
Strategi Baru Juventus: Bangun Fondasi Juara dari Belakang
Merekrut Alisson bukan sekadar solusi jangka pendek. Ini adalah pernyataan ambisi. Juventus ingin kembali membangun fondasi kuat dari lini belakang, sesuatu yang dulu menjadi identitas mereka di era dominasi Serie A.
Dengan pengalaman, kepemimpinan, dan mental juara yang dimiliki Alisson, Juventus bisa mendapatkan stabilitas yang selama ini hilang. Apalagi, di usia 33 tahun, sang kiper masih berada dalam fase kompetitif yang matang untuk menjadi pembeda di laga-laga besar.

Leave a Reply