
Luciano Spalletti menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan proyek bersama Juventus, meski awal bursa transfer musim panas berjalan tidak mudah bagi klub.
Beberapa rumor bahkan menyebutkan kemungkinan sang pelatih mundur, namun sumber internal menegaskan bahwa hal tersebut tidak pernah benar-benar menjadi opsi serius.
Awal Sulit: Banyak Target Gagal Direkrut
Menurut laporan Calciomercato.com, Juventus dan Spalletti telah menghadapi beberapa hambatan besar di awal jendela transfer:
- Gagal mendatangkan Bernardo Silva
- Kesulitan perpanjang kontrak Dušan Vlahović
- Tidak tersedianya Alisson Becker
Meski begitu, Spalletti tidak menyerah dan tetap memilih bertahan.
Titik Penting: Spalletti Sempat Bisa Pergi
Momen penting terjadi saat pertemuan dengan manajemen klub, termasuk John Elkann dan CEO Damien Comolli. Di sana, Spalletti sebenarnya memiliki kesempatan untuk mundur.
Namun, ia memilih tetap bertahan dan melanjutkan proyek Juventus.
Rencana Besar Juventus: Bangun “Spine” Tim Juara
Spalletti kini fokus membangun fondasi utama tim, atau yang ia sebut sebagai “spine”:
Kiper
- Emiliano Martínez
- Guglielmo Vicario
Bek Tengah
- Kim Min-jae
- Joel Ordóñez
Gelandang
- Leon Goretzka
Playmaker
- Brahim Díaz
Striker
- Alexander Sørloth
- Randal Kolo Muani
Spalletti bahkan disebut telah melakukan kontak langsung dengan Sørloth untuk mendorong transfer.
Realita Juventus: Tanpa Liga Champions Jadi Tantangan
Spalletti menyadari bahwa Juventus tidak berada dalam posisi ideal karena tidak tampil di Liga Champions.
Hal ini berdampak pada:
- keterbatasan anggaran transfer
- sulitnya bersaing dengan klub elit Eropa
- seleksi target yang harus lebih realistis

Leave a Reply