Osimhen Jelaskan Alasan Tak Rayakan Gol ke Gawang Juventus

Striker Galatasaray, Victor Osimhen, mengungkapkan alasan emosional di balik keputusannya tidak melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Juventus pada laga leg kedua play-off fase gugur UEFA Champions League.

Meski Galatasaray kalah 3-2 pada pertandingan tersebut, wakil Turki tetap lolos ke babak 16 besar dengan agregat 7-5.

Gol Osimhen di babak perpanjangan waktu menjadi momen krusial yang memastikan langkah timnya berlanjut di Eropa. Namun alih-alih melakukan selebrasi penuh emosi, penyerang asal Nigeria itu memilih sikap tenang.

Bentuk Respek untuk Luciano Spalletti

Dalam wawancara usai laga, Osimhen menegaskan bahwa keputusannya bukan tanpa alasan.

Ia mengaku ingin menunjukkan rasa hormat kepada Luciano Spalletti, sosok yang memiliki peran besar dalam perkembangan kariernya, terutama saat masih memperkuat Napoli.

“Saya tidak merasa perlu merayakannya. Penting untuk menghormati seseorang yang saya pedulikan dan punya peran penting dalam karier saya. Saya berbicara tentang Spalletti,” ujar Osimhen.

Spalletti memang pernah menangani Osimhen dan membantu mengangkat performanya ke level elite Eropa. Ikatan emosional itu rupanya tetap kuat, bahkan saat keduanya kini berada di kubu berbeda.

Juventus Tampil Heroik Meski Tersingkir

Pertandingan di Turin berlangsung dramatis. Juventus yang tertinggal agregat 5-2 dari leg pertama sempat bangkit luar biasa.

Meski bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, Bianconeri mampu unggul 3-0 hingga menit ke-90 dan memaksa laga ke perpanjangan waktu.

Namun di momen krusial, Osimhen muncul sebagai pembeda. Ia mencetak gol yang memastikan Galatasaray unggul agregat dan mengakhiri perjuangan heroik tuan rumah.

Menariknya, Osimhen justru mengakui Juventus pantas mendapatkan pujian.

“Kami bermain buruk, bahkan saat mereka bermain dengan 10 orang. Tidak ada alasan untuk merayakan. Juventus pantas menang malam ini, tapi saya senang tim saya lolos.”

Pernyataan tersebut menunjukkan kedewasaan dan sportivitas sang striker, sesuatu yang jarang terlihat di laga penuh tensi tinggi seperti Liga Champions.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*