Locatelli Gagal Penalti, Yildiz Sempat Ingin Eksekusi

Hasil imbang 1-1 antara Juventus dan Sassuolo dalam laga pekan ke-30 Serie A 2025-26 menyisakan cerita besar, yakni kegagalan penalti ketiga beruntun Bianconeri yang kini menjadi perhatian serius.

Pelatih Luciano Spalletti pun akhirnya mengonfirmasi adanya perdebatan di lapangan sebelum eksekusi penalti yang krusial tersebut.

Drama di Balik Penalti Juventus

Momen penting terjadi di menit akhir ketika Juventus mendapat hadiah penalti setelah sundulan Dusan Vlahovic mengenai tangan Jay Idzes.

Saat VAR melakukan pengecekan, terlihat Kenan Yildiz sudah berada di sekitar titik putih, berharap diberi kepercayaan sebagai eksekutor. Namun keputusan berbeda datang dari pinggir lapangan.

Spalletti memanggil Manuel Locatelli dan memberikan instruksi langsung. Setelah itu, Locatelli mendekati Yildiz untuk mengambil alih tugas tersebut.

Eksekusi Gagal yang Berujung Frustrasi

Sayangnya, keputusan tersebut tidak membuahkan hasil. Tendangan penalti Locatelli yang lemah dan mengarah ke tengah berhasil dengan mudah diamankan oleh kiper Arijanet Muric.

Kegagalan ini membuat Juventus kehilangan peluang emas untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

“Locatelli mengatakan kepada saya bahwa ia siap mengambil penalti. Memang ada dua atau tiga pemain yang ingin maju, tapi dia adalah eksekutor utama,” jelas Spalletti.

Rekor Buruk Penalti Juventus

Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Juventus dalam eksekusi penalti pada musim ini:

  • Tiga penalti beruntun gagal di Serie A
  • Tiga eksekutor berbeda gagal mencetak gol

Sebelumnya:

  • Jonathan David gagal saat melawan Lecce
  • Kenan Yildiz juga gagal meski tim menang besar

Secara keseluruhan, Juventus hanya mampu mencetak 4 dari 7 penalti musim ini, angka yang jauh dari ideal untuk tim papan atas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*