Juventus bersiap melakukan perombakan besar-besaran pada bursa transfer musim panas mendatang.
Setelah menjalani musim yang kurang memuaskan, manajemen Bianconeri dikabarkan siap melepas setidaknya tujuh pemain, termasuk tiga rekrutan anyar dari musim 2025/26.
Sebagaimana dilaporkan Corriere dello Sport, langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk membangun ulang skuad yang lebih kompetitif demi kembali bersaing di papan atas Serie A.
Performa Tak Konsisten Jadi Pemicu
Saat ini, Juventus masih berjuang untuk menembus empat besar klasemen. Dengan hanya beberapa laga tersisa, tekanan untuk finis di zona Liga Champions semakin besar.
Di sisi lain, pekerjaan rumah juga menumpuk di luar lapangan, mulai dari:
- Perpanjangan kontrak pelatih Luciano Spalletti
- Negosiasi kontrak striker utama Dusan Vlahovic
Namun, fokus utama kini adalah merampingkan skuad dengan melepas pemain yang dinilai tidak memenuhi ekspektasi.
Lini Belakang: Kiper Jadi Sorotan
Posisi penjaga gawang menjadi salah satu area yang akan dibenahi. Performa Michele Di Gregorio dinilai belum cukup meyakinkan.
Jika ada tawaran yang sesuai, Juventus siap melepasnya. Sementara itu, masa depan Mattia Perin juga belum sepenuhnya aman, meski peluang bertahannya lebih besar.
Lini Depan Dirombak Total
Perubahan besar juga akan terjadi di sektor penyerangan. Dua rekrutan anyar musim panas lalu:
- Jonathan David
- Lois Openda
keduanya gagal memenuhi ekspektasi.
David kemungkinan lebih mudah dijual karena datang dengan status bebas transfer, sehingga Juventus tidak akan kesulitan mendapatkan keuntungan.
Namun, situasi Openda jauh lebih rumit. Ia direkrut dengan kewajiban pembelian sekitar €42 juta, dan performa yang kurang impresif membuat sulit menemukan klub yang bersedia menebusnya dengan harga tinggi.
Bek dan Winger Juga Masuk Daftar Jual
Selain sektor kiper dan striker, beberapa pemain lain juga masuk daftar jual:
- João Mário – saat ini dipinjamkan dan diperkirakan tidak akan kembali
- Andrea Cambiaso – bisa dilepas jika ada tawaran menarik
- Filip Kostić – kontraknya habis dan akan pergi gratis
- Edon Zhegrova – kesulitan dengan cedera dan inkonsistensi
Nama Zhegrova sendiri dikabarkan menarik minat klub-klub dari Prancis dan Jerman, membuka peluang bagi Juventus untuk melepasnya.
Strategi Baru Juventus: Efisiensi dan Regenerasi
Langkah menjual banyak pemain ini bukan sekadar “cuci gudang”, melainkan bagian dari strategi besar klub:
- Mengurangi beban gaji
- Memberi ruang bagi pemain baru
- Membangun skuad yang lebih muda dan dinamis
Juventus tampaknya ingin menghindari kesalahan yang sama dan mulai fokus pada efisiensi serta perencanaan jangka panjang.

Leave a Reply