Yildiz Jadi Satu-satunya “Jaminan” Juventus, Bahkan Jika Gagal ke Liga Champions

Musim 2025/26 menjadi periode yang sangat krusial bagi Juventus. Setelah sempat berada di posisi tiga besar, performa inkonsisten di fase akhir membuat Bianconeri kini terlempar ke peringkat Keenam klasemen sementara.

Kekalahan 2-0 dari Fiorentina di pekan ke-37 Serie A menjadi pukulan telak, terutama karena hasil pesaing langsung juga tidak berpihak. Kini, Juventus berada dua poin dari zona Liga Champions menjelang laga terakhir musim ini.

Artinya, nasib mereka tidak hanya bergantung pada diri sendiri, tetapi juga hasil pertandingan lain yang melibatkan Roma dan Como.

Dampak Gagal ke Liga Champions: Ancaman Finansial Serius

Gagal finis di empat besar akan berdampak besar bagi keuangan Juventus. Perbedaan pendapatan antara Liga Champions dan Liga Europa diperkirakan mencapai €55 juta hingga €60 juta.

Situasi ini membuat manajemen klub harus mempertimbangkan langkah sulit di bursa transfer: menjual beberapa pemain kunci untuk menyeimbangkan neraca keuangan sekaligus memberi ruang bagi rekrutan baru.

Daftar Pemain yang Bisa Dikorbankan Juventus

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, beberapa nama besar masuk dalam daftar potensi penjualan:

  • Khephren Thuram – dibeli €20 juta, kini bisa dilepas dengan harga hampir Dua kali lipat
  • Andrea Cambiaso – sudah lama masuk radar klub lain
  • Francisco Conceição – diminati klub-klub Premier League
  • Pierre Kalulu – opsi penjualan untuk menambah dana segar
  • Gleison Bremer – memiliki klausul rilis yang bisa menarik klub besar Inggris

Situasi ini menunjukkan bahwa Juventus bisa mengalami perombakan besar jika gagal lolos ke Liga Champions.

Kenan Yildiz: Satu-Satunya Pilar yang Tak Tersentuh

Di tengah ketidakpastian tersebut, satu nama tetap aman: Kenan Yildiz.

Yildiz dianggap sebagai aset paling berharga klub dan menjadi pusat proyek jangka panjang Juventus. Bahkan dalam kondisi finansial tertekan sekalipun, klub menegaskan bahwa Yildiz tidak akan dijual.

Kenan Yildiz telah menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2030 dan kini menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuad, hanya kalah dari Dusan Vlahovic.

Proyek Masa Depan Juventus Bertumpu pada Yildiz

Manajemen Juventus melihat Yildiz bukan sekadar pemain muda berbakat, tetapi simbol regenerasi tim. Dengan situasi ekonomi yang berpotensi memburuk, keberadaan pemain seperti Yildiz menjadi fondasi penting untuk menjaga identitas klub.

Sementara itu, Dusan Vlahovic masih menjadi pemain dengan kontrak besar yang juga memengaruhi struktur gaji klub.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*