Spalletti Peringatkan Juventus: NEC Bisa Bikin Malam Jadi Tidak Nyaman

Luciano Spalletti meminta Juventus tidak meremehkan NEC Nijmegen pada laga perdana Europa League 2026/27. Menurutnya, mentalitas dan cara pemain membaca pertandingan akan menjadi faktor penting untuk menghindari kejutan.

Juventus akan memulai perjalanan mereka di Europa League 2026/27 dengan menghadapi NEC Nijmegen di Allianz Stadium, Jum’at, 18 September 2026, pukul 02.00 WIB.

Secara teori, Juventus menjadi favorit dalam pertandingan ini. Namun, Luciano Spalletti tidak ingin status tersebut membuat para pemainnya kehilangan fokus.

Pelatih Juventus itu justru memberikan peringatan keras setelah timnya menelan kekalahan 3-2 dari Sassuolo di Serie A pada akhir pekan lalu. Bagi Spalletti, persoalan utama yang harus segera diperbaiki bukan hanya aspek teknis, tetapi juga bagaimana para pemain membaca situasi pertandingan.

Spalletti Soroti Mentalitas Juventus

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Spalletti mengakui Juventus masih memiliki sejumlah aspek yang harus diperbaiki setelah kekalahan dari Sassuolo.

“Kami seharusnya bisa bermain lebih perhatian dan lebih cair. Sekarang kami harus menyadari bahwa kami perlu berkembang. Kami sudah menentukan apa yang ingin dilakukan dan hal-hal yang harus diperbaiki,” ujar Spalletti.

Menurutnya, Juventus harus lebih kompak ketika bertahan serta memahami kapan waktunya melakukan tekanan dan kapan harus menurunkan garis pertahanan.

“Kami harus lebih rapat untuk menutup beberapa jalur umpan lawan dan memahami kapan harus maju melakukan pressing, serta kapan harus turun ke blok rendah. Hal-hal seperti inilah yang bisa kami perbaiki,” lanjutnya.

Spalletti kemudian menegaskan bahwa mentalitas akan menjadi faktor fundamental dalam pertandingan menghadapi NEC.

“Perbedaannya akan terletak pada bagaimana kami menginterpretasikan situasi. Mentalitas akan menjadi sangat fundamental besok,”

Juventus Tak Boleh Terjebak Status Favorit

Juventus datang sebagai tim yang lebih diunggulkan. Bermain di kandang sendiri, Bianconeri juga memiliki ekspektasi besar untuk melangkah jauh di kompetisi Eropa musim ini.

Namun, Spalletti melihat pertandingan melawan NEC tidak akan otomatis berjalan mudah.

Pelatih asal Italia itu menilai klub Belanda tersebut memiliki sejumlah variasi dalam membangun serangan dan dapat memberikan ancaman melalui pemain-pemain berkualitas.

“Kami harus mengharapkan rencana permainan yang sangat spesifik dengan banyak ide berkualitas. Kami harus siap, jika tidak, kami bisa dikejutkan,” kata Spalletti.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Spalletti tidak ingin Juventus hanya mengandalkan kualitas individu atau keuntungan bermain di Allianz Stadium.

NEC Punya Pemain Berbahaya

Salah satu pemain yang secara khusus disebut Spalletti adalah Dusan Tadic.

Pengalaman dan kualitas pemain tersebut menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan Juventus. Selain itu, NEC juga memiliki pendekatan permainan yang bisa menyulitkan pertahanan Bianconeri.

“Mereka juga memiliki pemain-pemain kuat seperti Dusan Tadic dan mereka bermain dengan winger terbalik karena ingin bergerak menuju gawang,” jelas Spalletti.

Winger terbalik membuat pemain sayap bergerak ke area tengah sehingga menciptakan situasi yang berbeda bagi lini belakang lawan. Juventus harus mampu membaca pergerakan tersebut agar tidak memberikan ruang di area berbahaya.

Bisa Menjadi Malam yang Tidak Nyaman

Spalletti kemudian memberikan pesan yang cukup tegas kepada skuadnya.

“Kami harus berada di level mental yang tinggi dan jika kami tidak siap, ini bisa menjadi malam yang tidak nyaman,”

Peringatan tersebut menjadi penting setelah Juventus gagal mempertahankan keunggulan dalam pertandingan melawan Sassuolo. Bianconeri sempat dua kali mencetak gol, tetapi akhirnya harus pulang dengan kekalahan 3-2.

Kini, Spalletti ingin para pemainnya menunjukkan respons di panggung Eropa.

Europa League bukan sekadar kesempatan untuk meraih kemenangan pada laga pembuka. Pertandingan ini juga menjadi momentum bagi Juventus untuk menunjukkan bahwa mereka mampu belajar dari kesalahan dan memperbaiki cara bermain.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*