Juventus Akan Hadapi Sistem yang Familiar Saat Bertemu Inter Milan

Serie A kembali bergulir usai jeda internasional September, dan pada akhir pekan ini akan langsung tersaji laga panas antara Juventus vs Inter Milan bertajuk Derby D’italia.

Pertandingan pekan ke-3 Serie A 2025-26 ini bukan sekadar laga besar, melainkan duel yang bisa memberi dampak signifikan terhadap perburuan Scudetto.

Kedua tim datang dengan situasi berbeda. Juventus memulai musim dengan dua kemenangan beruntun, sedangkan Inter sudah merasakan satu kekalahan yang membuat tekanan meningkat pada pelatih baru mereka, Cristian Chivu.

Jika Bianconeri menang, Inter bisa langsung menghadapi krisis kecil sejak awal musim, sesuatu yang pasti akan menambah sorotan pada kinerja Chivu.

Pendekatan Taktis: Chivu Andalkan Sistem Lama

Menurut laporan Calciomercato, Inter asuhan Chivu kemungkinan masih akan menggunakan kerangka taktik warisan Simone Inzaghi.

Alasannya jelas, bahwa Chivu belum mendapat pemain berlabel bintang yang ia inginkan di bursa transfer musim panas ini, sehingga opsi paling aman adalah mempertahankan struktur yang sudah familiar bagi skuad.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, mencoba revolusi taktik sebelum laga besar melawan Juventus bisa menjadi langkah berisiko tinggi.

Stabilitas dan konsistensi lebih penting, terutama mengingat lawan yang mereka hadapi adalah tim berpengalaman seperti Juventus.

Bagi Bianconeri, hal ini berarti mereka tidak akan benar-benar berhadapan dengan sistem asing.

Sebagian besar pemain Inter masih bermain dalam pola yang sudah mereka kuasai musim sebelumnya, sehingga pelatih Igor Tudor dan pasukannya punya bekal analisis yang cukup untuk mengantisipasi pergerakan Nerazzurri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*