Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memberikan pujian tinggi kepada Juventus setelah kemenangan meyakinkan atas Bologna di pekan ke-33 Serie A 2025-26, Senin (20/4/2026) dini hari WIB.
Menurutnya, Bianconeri kini berada “di jalur yang tepat” berkat solidaritas tim yang semakin kuat.
Kemenangan 2-0 tersebut membuat Juventus semakin kokoh di zona empat besar, bahkan kini lebih dekat ke posisi runner-up dibandingkan ke peringkat kelima.
Start Cepat dan Efektivitas Jadi Kunci
Juventus langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Gol cepat dari Jonathan David dalam waktu kurang dari Dua menit memberi momentum besar bagi tim tuan rumah.
Dominasi kemudian dikunci oleh pemain pengganti Khephren Thuram, yang mencetak gol kedua lewat sundulan memanfaatkan umpan matang dari Weston McKennie.
Meski Bologna sempat mengancam melalui peluang dari Emil Holm dan Jonathan Rowe yang membentur tiang, Juventus tetap tampil solid hingga peluit akhir.
Spalletti: Kunci Sukses Ada pada Kebersamaan
Bagi Spalletti, kemenangan ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas dan hubungan antar pemain.
Ia menyoroti selebrasi gol Thuram sebagai simbol kuatnya chemistry dalam skuad.
“Melihat mereka merayakan bersama itu luar biasa. Itu datang dari rasa saling menghargai dan hubungan antar pemain. Jika Anda ingin memiliki teman, maka bersikaplah seperti teman,” ujar Spalletti.
Menurutnya, kebersamaan inilah yang membuat Juventus mampu menjaga konsistensi performa, terutama dalam momen-momen krusial musim ini.
Momentum Kebangkitan Juventus
Performa Juventus memang menunjukkan tren positif. Sejak hasil dramatis 3-3 melawan AS Roma pada awal Maret, Bianconeri berhasil memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir.
Hasil ini membawa mereka unggul lima poin di posisi keempat, sekaligus hanya terpaut tiga angka dari AC Milan dan Napoli di papan atas.
Dengan jadwal besar melawan Milan yang sudah menanti, Juventus kini berada dalam posisi ideal untuk terus menekan.
Intensitas dan Mentalitas Jadi Pembeda
Spalletti menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah, terutama setelah melihat hasil pesaing lain.
Ia menyoroti pentingnya menjaga intensitas sejak awal laga:
“Kami tidak boleh menurunkan intensitas. Itu risiko terbesar. Kami tahu Bologna kelelahan setelah jadwal padat, jadi kami harus memanfaatkan itu dengan bermain agresif,”
Pendekatan ini terbukti efektif, dengan Juventus mampu mengontrol permainan sekaligus memanfaatkan peluang dengan baik.
Juventus di Jalur yang Tepat
Meski enggan membicarakan target juara terlalu dini, Spalletti mengakui bahwa tekanan di klub sebesar Juventus adalah hal yang tak terhindarkan.
Namun, ia optimistis dengan arah perkembangan tim:
“Memang ada banyak tanggung jawab dan tekanan di sini, tetapi tim berusaha memainkan sepak bola yang bagus. Para pemain saling peduli satu sama lain dan siap berbagi beban. Itu sangat penting bagi seorang pelatih,”
“Kami berada di jalur yang tepat dan setiap hari saya melihat perkembangan, jadi kami ingin terus melanjutkan seperti ini.”

Leave a Reply