Masa depan Douglas Luiz kembali menjadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas 2026.
Klub Premier League, Aston Villa, dikabarkan tertarik mempertahankan gelandang asal Brasil tersebut, tetapi hanya jika satu syarat utama terpenuhi.
Menurut laporan Sport.it, Villa tidak bersedia menebus sang pemain dengan harga yang telah disepakati bersama Juventus, sehingga membuka peluang negosiasi ulang antara kedua klub.
Perjalanan Karier yang Berliku
Douglas Luiz didatangkan Juventus dari Aston Villa pada musim panas 2024 dengan nilai transfer mendekati €50 juta, termasuk kesepakatan yang melibatkan Samuel Iling-Junior dan Enzo Barrenechea.
Namun, kariernya di Turin tidak berjalan sesuai harapan. Ia mengalami berbagai kendala:
- Masalah kebugaran
- Penampilan yang inkonsisten
- Pergantian pelatih
- Faktor personal
Situasi ini membuat musim tersebut menjadi salah satu periode tersulit dalam kariernya.
Gagal di Nottingham, Bangkit di Villa Park
Pada musim berikutnya, Juventus sempat meminjamkan Luiz ke Nottingham Forest. Sayangnya, masa peminjaman tersebut tidak berjalan sukses dan akhirnya dihentikan lebih cepat pada Januari.
Luiz kemudian kembali ke Aston Villa, klub yang pernah menjadi rumahnya selama lima musim (2019–2024). Di bawah asuhan Unai Emery, ia mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, meski belum menjadi starter reguler.
Aston Villa Enggan Tebus €25 Juta
Aston Villa saat ini memiliki opsi pembelian permanen senilai €25 juta di akhir musim. Namun, menurut laporan, klub asal Birmingham tersebut menilai angka itu terlalu tinggi.
Alasannya:
- Performa Luiz belum konsisten
- Dua musim terakhir dianggap kurang meyakinkan
- Risiko finansial yang harus diperhitungkan
Karena itu, Villa berencana:
- Melepas opsi pembelian saat ini
- Membuka negosiasi baru dengan Juventus
- Mengupayakan harga yang lebih rendah
Dilema Juventus: Risiko Kerugian Finansial
Di sisi lain, Juventus menghadapi dilema besar. Mereka membeli Luiz dengan harga tinggi dan mengikatnya hingga 2029, sehingga nilai bukunya masih berada di kisaran €30 juta.
Jika menjual di bawah angka tersebut, Juventus berisiko mengalami capital loss yang dapat memengaruhi neraca keuangan klub.
Solusi Alternatif: Skema Baru?
Untuk mengatasi kebuntuan, kedua klub berpotensi menyepakati solusi kreatif, seperti:
- Pinjaman baru
- Kewajiban pembelian yang ditunda hingga 2027
Skema ini memungkinkan:
- Aston Villa mengurangi beban finansial jangka pendek
- Juventus menjaga nilai aset pemain

Leave a Reply