
Masa depan Douglas Luiz kembali menjadi sorotan menjelang musim baru (2026-27). Gelandang asal Brasil tersebut dikabarkan masuk radar Everton, yang tertarik membawanya kembali ke Premier League.
Namun, meski ada ketertarikan dari klub Inggris tersebut, Douglas Luiz disebut memiliki satu prioritas utama, yakni bertahan bersama Juventus dan membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting dari proyek Bianconeri di bawah arahan Luciano Spalletti.
Sang pemain ingin mendapatkan kesempatan kedua setelah musim debut yang mengecewakan di Serie A.
Everton Mulai Pantau Situasi Douglas Luiz
Menurut laporan media Italia, termasuk La Gazzetta dello Sport, Everton menjadi klub terbaru yang menunjukkan ketertarikan terhadap Douglas Luiz.
Klub Premier League tersebut disebut telah melakukan pendekatan awal untuk mengetahui kemungkinan transfer sang gelandang.
Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai masa depan pemain berusia 28 tahun tersebut. Juventus masih mengevaluasi perannya dalam skuad, terutama setelah kedatangan Luciano Spalletti sebagai pelatih baru.
Di sisi lain, Douglas Luiz sendiri sudah memiliki sikap yang cukup jelas: ia ingin bertahan di Turin.
Didatangkan dengan Harga 50 Juta Euro, Douglas Luiz Belum Maksimal
Douglas Luiz bergabung dengan Juventus pada musim panas 2024 dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 50 juta euro.
Kedatangannya membawa ekspektasi besar karena sang pemain sebelumnya tampil sangat mengesankan di Premier League. Bersama Aston Villa, ia dikenal sebagai gelandang komplet dengan kemampuan distribusi bola, visi bermain, serta kualitas dalam duel.
Namun, adaptasi di Italia tidak berjalan sesuai rencana.
Pada musim pertamanya bersama Juventus, Douglas Luiz hanya mencatatkan:
- 19 penampilan di Serie A
- Rata-rata hanya 27 menit bermain per pertandingan
Minimnya kesempatan bermain membuat kontribusinya belum sesuai dengan harga besar yang dikeluarkan Juventus.
Perjalanan Sulit: Dipinjamkan ke Nottingham Forest
Setelah musim pertama yang mengecewakan, Juventus memutuskan memberikan kesempatan bagi Douglas Luiz untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Sang pemain kemudian dipinjamkan ke Nottingham Forest dengan opsi pembelian.
Namun, periode tersebut juga tidak berjalan mulus. Douglas Luiz hanya tampil dalam delapan pertandingan pada paruh pertama musim 2025/26, sehingga kesepakatan peminjaman tersebut akhirnya dihentikan lebih cepat.
Setelah itu, ia kembali ke Aston Villa untuk menyelesaikan sisa musim.
Kini, Douglas Luiz kembali ke Juventus dengan kesempatan baru untuk menunjukkan kualitasnya.
Spalletti Beri Kesempatan Kedua untuk Douglas Luiz
Kedatangan Luciano Spalletti memberikan harapan baru bagi Douglas Luiz.
Saat sang pemain kembali ke Turin, Spalletti langsung memberikan kesempatan kepadanya selama pertandingan pramusim.
Pelatih asal Italia tersebut tampaknya ingin melihat langsung apakah Douglas Luiz masih bisa menjadi bagian dari rencana Juventus musim 2026/27.
Bagi Douglas Luiz, kesempatan tersebut menjadi momentum penting untuk membuktikan dirinya.
Douglas Luiz: “Saya Mulai Yakin Bisa Bertahan”
Dalam sebuah wawancara terbaru, Douglas Luiz mengungkapkan keinginannya untuk tetap berada di Juventus.
“Pekerjaan yang dilakukan selama tiga minggu terakhir membuat saya memahami banyak hal dan membantu saya berkembang dalam latihan maupun pertandingan. Saya mulai yakin bahwa saya bisa bertahan di klub ini.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sang gelandang tidak memiliki keinginan untuk mencari jalan keluar dari Juventus.
Ia justru ingin memperjuangkan tempatnya dan membayar kepercayaan yang diberikan klub serta para pendukung.
Everton Harus Menunggu Keputusan Juventus
Ketertarikan Everton menunjukkan bahwa Douglas Luiz masih memiliki nilai tinggi di pasar transfer.
Namun, peluang kepindahan ke Premier League tampaknya belum menjadi prioritas sang pemain.
Untuk saat ini, Douglas Luiz ingin tetap menjadi bagian dari Juventus, bekerja di bawah Luciano Spalletti, dan membuktikan bahwa dirinya masih pantas mengenakan seragam hitam-putih.
Musim baru akan menjadi ujian terbesar bagi sang gelandang Brasil: apakah ia mampu bangkit dan menjadi pemain penting Juventus, atau justru kembali harus mencari tantangan baru.

Leave a Reply